Senin, 14 September 2026

Kiat Mendidik Anak Agar menjadi sholeh dan sholekhah











Anak adalah amanah yang harus di jaga dan dididik dengan baik agar tumbuh berkembang menjadi anak yang sholeh dan sholehah beriman bertakwa berilmu dan berahlakul karimah. 

Lalu bagaimana cara mendidik anak yang baik dan benar ? 

Pertanyaan ini sering melintas di hati dan pikiran para orang tua. 

Berikut ini cara mendidik  anak sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW :

1. Mendidik dengan penuh kasih sayang

Anak membutuhkan sentuhan perhatian dan kasih sayang oleh orang tua, nasihat yang disampaikan dengan sentuhan kasih sayang akan lebih didengar dan bermakna daripada nasihat yang disampaikan dengan kasar dan berbau paksaan. Maka agar anak bisa memahami dan mengerti apa yang diinginkan orang tua sampaikanlah pesan nasihat kepada anak dengan santun dan lemah lembut, bersifat mengajak dan memberikan pemahaman kepada anak pentingnya melakukan sesuatu yang baik. 

2. Mendidik dengan suri tauladan

Anak adalah cerminan dari perilaku orang disekitarnya, untuk itu sebagai orang tua hendaklah memberikan suri tauladan yang baik pada anak anaknya, sebelum menyampaikan kapada anak coba tanyakan pada diri sendiri apakah perintah dan harapan serta nasihat yang akan disampaikan ke anak sudah dilaksanakan atau belum, contoh kecil apabila orang tua menghendaki agar anak rajin ibadah, apakah sebagai orang tua juga sudah terlebih dahulu rajin ibadah? Jika belum amaka harapan dan nasihat itu akan susah diterima oleh anak, maka tauladan adalah hal yang sangat penting, termasuk tauladan dalam ucapan dan perbuatan sehari hari dalam hal apapun akan sangat mudah dicontoh oleh anak. Maka berilah tauladan yang baik dalam segala hal baik dalam urusan ibadah, sikap dan perbuatan. 

3. Mendidik dengan kedisiplinan

Pembiasaan yang baik harus dilaksanakan secara istiqomah dengan penuh kedisiplinan. Disiplin adalah bagian dari konsisten dan keteguhan hati atau sungguh-sungguh, sesuatu yang dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, konsisten dan istiqomah Insya Allah akan lebih bermakna daripada melakukan sesuatu hanya sesaat setelah itu tidak dilakukan lagi. 

Memberikan nasihat dan bimbingan secara terus menerus jauh lebih baik agar nasihat itu masuk ke salah hati dan pikiran anak, karena untuk memasukan pembiasaan yang baik harus dilakukan secara berulang ulang dan sungguh-sungguh. Boleh memberikan reward bagi anak jika telah melakukan pembiasan dengan baik atau ketika belum bisa konsisten kita boleh memberikan hukuman ringan atau panismen agar mereka menyadari kesalahan dan berusaha untuk memperbaikinya. 

Dalam Islam ketika anak tidak sholat pun ada teguran yang dilakukan secara bertahap mulai dari dinasihati sampai diberi sangsi berupa teguran dan pukulan yang mendidik agar hati anak teguran untuk menjalankan kewajiban. 

4. Membiayai dan mendoakan anak yang sedang belajar

Tugas orang tua selanjutnya adalah memberikan fasilitas pendidikan yang yang layak bagi anak anaknya karena anak membutuhkan pendidikan selain yang telah diperolehnya dilingkungan keluarga, disinilah peran orang tua dibutuhkan untuk memberikan biaya bagi pendidikan anak anaknya. 

Selain biaya hal yang tak kalah penting adalah doa yang tulus yang selalu di kumandangkan agar anak anaknya tumbuh menjadi generasi yang kuat, sholeh sholehah, berilmu, berikan dan bertakwa serta berahlak mulia, sukses dalam belajar dan bermanfaat ilmunya menjadi manusia yang mulia selamat dunia dan akhiratnya. 

Demikianlah beberapa kuat dalam mendidik anak agar menjadi anak yang sholeh dan sholekhah, semoga bermanfaat. (Ari). 








Tidak ada komentar:

Posting Komentar